Mengenal Jenis kopi arabica

Kopi Arabika (Coffea arabica) adalah jenis kopi yang paling banyak digemari di dunia karena cita rasanya yang lembut dan aromanya yang khas. Dalam klasifikasi ilmiah, tanaman ini termasuk dalam kingdom Plantae, ordo Gentianales, famili Rubiaceae, dan genus Coffea. Kopi Arabika berasal dari dataran tinggi Ethiopia dan tumbuh optimal di daerah yang sejuk dengan ketinggian antara 1.000–2.000 meter di atas permukaan laut, serta suhu udara sekitar 15–24°C. Tanaman ini memiliki daun lonjong berwarna hijau mengilap, bunga berwarna putih, dan buah yang disebut ceri kopi yang berubah merah saat matang.


Tanaman kopi Arabika membutuhkan perawatan lebih hati-hati karena lebih rentan terhadap hama dan penyakit dibandingkan jenis Robusta. Meskipun demikian, biji kopi Arabika dihargai lebih tinggi karena kualitasnya yang lebih baik. Rasa kopi Arabika cenderung ringan, sedikit asam, dan memiliki aroma yang kompleks. Kandungan kafein dalam kopi Arabika lebih rendah daripada Robusta, sehingga lebih aman dikonsumsi dalam jumlah wajar, terutama bagi orang yang sensitif terhadap kafein.

Selain kenikmatannya, kopi Arabika juga mengandung banyak manfaat bagi kesehatan. Biji kopi ini kaya akan antioksidan, terutama asam klorogenat, yang berfungsi melawan radikal bebas dan melindungi sel-sel tubuh. Kandungan lainnya seperti magnesium, kalium, dan niacin (vitamin B3) juga bermanfaat untuk mendukung metabolisme dan fungsi tubuh. Bahkan, ekstrak kopi Arabika sering digunakan dalam produk perawatan kulit karena dipercaya dapat mengencangkan kulit dan mengurangi peradangan. Oleh karena itu, kopi Arabika tidak hanya digemari sebagai minuman, tetapi juga memiliki nilai kesehatan dan ekonomi yang tinggi.
Next Post Previous Post
Comment
Add Comment
comment url